Sabtu, 25 Januari 2014

PENGALAMAN BERORGANISASI



Organisasi adalah Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.[1] Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran [1]
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus.[1] Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.[1] Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.[1]

Setiap negara pasti mempunyai organisasi, walaupun bentuk organisasi mereka berbeda-beda dan bermacam-macam. Secara tidak langsung organisasi menyatukan kumpulan individu yang berbeda pikiran,sifat,dan tingkah laku untuk menjadi suatu wadah yang mewujudkan suatu tujuan. Karena manusia makhluk sosial pasti mereka membutuhkan seseorang lainnya untuk mewujudkan suatu tujuan.

-pengalaman anda berorganisasi ?

Pengalaman saya dalam organisasi pertama kali dilakukan saat beranjak remaja dengan mengikuti kegiatan organisasi islamiah dan masyarakat.  Sempat aktif dalam organisasi karang taruna di lingkurangan rumah dan ikut aktif dalam organasasi atau perkumpulan pembahasan kitab hadis dan quran di sekitar rumah.


-jenis kegiatan berorganisasi ?

Dalam karang taruna di sekitar masyarakat aktif dalam pembuatan acara-acara besar islam dan Negara. Seperti 17 agustus, hari islam, pemotongan qurban dan lain-lain. Selain itu aktif juga dalam penyuluhan kesehatan dan ketertiban masyarakat sekitar seperti pembagian dan penyuluhan penyakit gajah, penyuluhan demam berdarah dan mengadakan ronda rutin karang taruna. Sedangkan dalam organisasi perkumpulan (majelis) kitab aktif dalam pengadaan pembahasan kitab dan quran, perayaan hari-hari besar islam dan rutin mengadakan majelis zikir

-Manfaat dalam organisasi ?

Dalam organisasi saya, banyak manfaat yang saya dapat ketika berorganisasi seperti :

Dalam organisasi masyarakat

-mempunyai banyak teman  yang berpikiran dan bertujuan sama
-mempunyai kepercayaan diri dalam menghadapi dunia luar
-siap menerima resiko apapun dalam bertindak
-dapat di terima dalam masyarakat
-di percaya oleh masyarakat yang lebih dewasa

Dalam organisasi islamiah

-lebih dekat dengan Allah
-hati lebih nyaman dan tenang
-banyak pahala yang kita dapat
-lebih dekat dengan agama kita
-lebih bisa memahami agama kita


Begitulah pengalaman berorganisasi saya berserta jenis kegiatan dan manfaatnya. Dapat disimpulkan bahwa organisasi itu penting dalam pembetukan jati diri seseorang. Ketika kita lebih aktif dalam organisasi maka akan muncul sifat-sifat alamiah kita yang akan membetuk jati diri kita.

DEFINISI (INDIVIDU,KELUARGA DAN MASYARAKAT)



-Definisi Individu adalah individu berasal dari kata latin individuum yang artinya tidak terbagi.. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa dan seberapa mempengaruhi kehidupan manusia (Abu Ahmadi, 1991: 23). Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan.
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,malainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat (Hartomo, 2004: 64).
Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yng menjadi latar belakang keberadaanya. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya.
Manusia sebagai individu salalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi.
Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.
1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama
2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan
3. Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.
4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok sosial yang sering disebut masyarakat.

-Definisi keluarga adalah sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan dari satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan darah saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang mengurus keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah, bersatu.
Keluarg inti(”nuclear family”) terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka.
Pengertian Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.(Menurut Departemen Kesehatan RI (1998).
Kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. (Ki Hajar Dewantara)
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara Celis)
Sumber (http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2013/10/definisi-individu-keluarga-masyarakat-dan-pemuda/)




Fungsi Keluarga
Terdapat 5 fungsi keluarga dalam tatanan masyarakat, yaitu :


Fungsi Biologis
·         Untuk meneruskan keturunan
·         Memelihara dan membesarkan anak
·         Memberikan makanan bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi
·         Merawat dan melindungi kesehatan para anggotanya
·         Memberi kesempatan untuk berekreasi


Fungsi Psikologis 
·         Identitas keluarga serta rasa aman dan kasih sayang 
·         Pendewasaan kepribadian bagi para anggotanya 
·         Perlindungan secara psikologis
·         Mengadakan hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat

Fungsi Sosial Budaya atau Sosiologi
·         Meneruskan nilai-nilai budaya
·         Sosialisasi
·         Pembentukan noema-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta kehidupan keluarga

Fungsi Sosial
·         Mencari sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya
·         Pembagian sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan
·         Pengaturan ekonomi atau keuangan

Fungsi Pendidikan
·         Penanaman keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan fungsi-fungsi lain.
·         Persiapan untuk kehidupan dewasa.
·         Memenuhi peranan sehingga anggota keluarga yang dewasa

-Definisi Masyarakat menurut para ahli
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat :
Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
1. Berangotakan minimal dua orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai
Bila dipandang cara terbentuk nya masyarakat:
1.Masyarakat paksaan,misalnya negara, masyarakat tawanan
2.Masyarakat mardeka
a).Masyarakat natur,yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendiri nya, seperti:geromboklan (harde), suku (stam), yang bertalian karena hubungan darah atau keturunan.
b).Masyarakat kultur,yaitu masyarakat yang terjadi karena kapantingn kedunian ataukepercayaan.
Masyarakat dipandang dari sudut Antropologi terdapat dua type masyarakat:
1)Masyarakat kecil yang belum begitu kompleks, belum mengenal pembagian kerja, belum mengenal tulisan, dan tehknologi nya sederhana.
2).Masyarakat sudah kompleks, yang sudah jauh menjalankan spesialisasi dalam segala
barmasyarakat bidang, kerena pengetahuan modern sudah maju,tehknologi pun sudah berkembang,dan
sudah mengenaltulisan.
Sumber (http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2013/10/definisi-individu-keluarga-masyarakat-dan-pemuda/)
Akar Permasalahan (Individu,keluarga,dan masyarakat)

-INDIVIDU
-Bagaimana peran Individu dalam keluarga dan masyakarat ?
-Bagaimana Individu mengatasi permasalahan dalam keluarga dan masyakarat ?

-KELUARGA
-Bagaimana peran keluarga dalam individu dan masyakarat ?
-Bagaimana Keluarga mengatasi permasalahan dalam Individu dan masyarakat ?

-MASYARAKAT
-Bagaimana peran masyarakat dalam individu dan keluarga ?
-Bagaimana Masyarakat menyikapi permasalahan Individu seseorang dan Keluarga ?

Penyelesaian

-INDIVIDU
-peran individu dalam keluarga sangat penting untuk membuat suatu keluarga utuh. Karena dalam suatu keluarga terdapat beberapa individu yang berbeda sifat dan raganya.
-dengan menjadi seseorang yang terbuka terhadap keluarga dan masyarakat karena individu merupakan makhluk social yang tak akan bisa hidup sendirian

-KELUARGA
-peran keluarga dalam individu dan masyarakat adalah sebagai penengah dalam kehidupan. Karena keluarga merupakan individu yang bertanggung jawab akan individu yang lain dalam keluarga. Dan membantu peran masyarakat lebih dalam dan saling mendukung
-dengan melakukan musyawarah keluarga dapat mencari jalan dalam permasalan masyarakat umum dan individu

-MASYARAKAT
-peran masyarakat penting karena masyarakat adalah penilai individu seseorang dan keluarga dengan adanya masyarakat yang selektif dapat menghindarkan perpecahan dalam suatu kelompok
-suatu kelompok hanya bisa menyikapi masalah individu dan keluarga dengan cara melakukan pendekatan dan pembicaraan hangat dan menggunakan haknya untuk menengahi suatu masalah keluarga dan individu



KESIMPULAN

Dapat disimpulkan dalam definisi diatas bahwa individu,keluarga,dan masyarakat mempunyai peran masing-masing. Akan tetapi mereka saling terhubung walaupun mempunyai definisi yang berbeda. Individu membutuhkan keluarga, keluarga membutuhkan masyarakat. Masyarakat membutuhkan individu untuk memperkuat kelompok mereka. Akan tetapi mereka mempunyai masalah yang sesuai dengan pengelompokan mereka masing-masing.