Jumat, 14 November 2014

KESIMPULAN DARI TEORI KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI, MOTIVASI, PENGEMBANGAN KARIR DAN KONFLIK DITEMPAT KERJA

KEPEMIMPINAN
Pemimpin adalah suatu peran dalam sistem tertentu karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki ketrampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang dan pemimpin juga merupakan seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan - khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan. Dan pemimpin seseorang yang bertanggung jawab penuh dengan bawahannya dan kerjaannya. Oleh karena itu seorang pemimpin adalah perkerjaan yang berat karena dia bertanggung jawab atas semua perkataan dan perbuatan pemimpin dan bawahan.


KOMUNIKASI
 Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci. Dan menurut saya komunikasi adalah sebuah jalan yang menghubungkan kedekatan antara atasan dengan bawahan, Teman dengan sahabatnya, Dan anak dengan orang tuanya. Karena komunikasi menghindarkan kita akan sebuah perselisihan,pertentangan, dan ketidaksamaan seseorang kepada individu maupun kelompok


MOTIVASI
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan.Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya. Dan menurut saya motivasi sangatlah penting dalam menjalankan kehidupan. Karena motivasi bias menjadi arah hidup kita untuk menentukan jalan yang akan kita ambil dan dapat menjadi sebuah penyemangat hidup dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.


PENGEMBANGAN KARIR
program pengembangan karir saat ini cenderung memiliki fokus baru. Program yang lama adalah berfokus pada masa depan karyawan dalam perusahaan, organisasi, atau institusi pendidikan saja. Namun, saat ini, realitas yang dihadapi adalah hampir semua orang harus mengalami perubahan tempat bekerja beberapa kali dalam masa kerja mereka. Oleh karena itu, penekanan saat ini adalah pada memfasilitasi manajemen, pengembangan, dan analisis diri sendiri. Menyediakan perangkat perencanaan karir yang diperlukan oleh karyawan/pegawai akan menguntungkan semua permasalahan. Perangkat ini memberikan perspektif yang dibutuhkan oleh karyawan untuk memahami pilihan karir yang paling sesuai. Dan selanjutnya orang tersebut dapat mengembangkan keahlian yang dibutuhkan untuk kemajuan karirnya, hal ini membuatnya lebih aktif dan berupaya untuk mencapai kesuksesan karirnya.dan menurut saya pengembangan karir sangat perlu dilakukan oleh setiap individu untuk menjadikan hidupnya lebih baik dan sejahtera. Pengembangan karir tidak hanya dalam bentuk pangkat,keuangan. Maupun kulalitas, akan tetapi pengembangan karir lebih mengarah kemana tujuan dan motivasi motivasi baru dalam menjalankan karir.


KONFLIK DALAM TEMPAT KERJA

Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya konflik di tempat kerja, antara lain: perbedaan karakter, persaingan kerja, perbedaan kepentingan kelompok, kepemimpinan dalam organisasi dan sebagainya. Mengidentifikasi akar masalah konflik akan membantu kita mengelola konflik di tempat kerja kita, sekaligus membantu kita menjadi pribadi yang lebih dewasa, matang, dan profesional di tempat kerja. Oleh karena itu konflik dalam tempat kerja adalah sesuatu yang harus kita tangani dalam organisasi maupun tempat kerja. Dalam menyikapi sebuah perbedaan dalam sebuah organisasi kita harus menerima semua perbedaan dan masukkan tidak mengikuti keegoisan individu yang dapat menimbulkan konflik. Hal yang akan saya lakukan adalah membuat suasana sebuah tempat kerja tidak begitu kental dengan perbedaan. Kita satukan semua perbedaan dengan berbagai cara. Sehingga konflik dalam tempat kerja dapat dihindarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar